Pulau Dewata

(foto: dok pribadi)


Tampak ingin kusaksikan masa depan kota ini

Digerogoti hotel-hotel yang berjubel

Bak kerumunan kata yang memenuhi buku

Menyesaki rak rak pikiranku

Berdampingan mesra dengan reduksi budaya leluhur yang mencoba di pertaruhkan

Sementara, sang kosmologi Tri Hita Kirana terus bergerak menuju masa lalu

Meninggalkan matahari yang pulang dari lena pelukan semesta

Di balik punggung Brahmavihara Arama

Meninggalkanku dalam jarak

Menjadi kelana tiada kira

Antara suara dan ratapan

Yang ingin segera kulipatkan


Bali, Juli 2018


Komentar